Software Restoran digunakan di Bibliotheque

Software Restoran Quinos digunakan di salah Bibliotheque, gedung Sampoerna Strategic, Jakarta. Berikut adalah review tentang Bibliotheque Restoran Bar & Club dari tabloidbintang.com

Bibliotheque Lounge

Bibliotheque Bar and Lounge

DALAM bahasa Perancis,Bibliotheque berarti perpustakaan. Namun di Bibliotheque, Sampoerna Strategic Square, South Tower GF 7-8, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Jakarta, Anda justru menemukan tempat hang-out yang tengah hip di kalangan sosialita dan partygoers.

Suasana classic European terasa kental di Bibliotheque. Langit-langit setinggi 8,4 meter, rak buku tinggi dan tangga putar yang terdapat di resto yang dibuka sejak Oktober 2009 lalu ini membuat Anda serasa berada di sebuah perpustakaan.

“Owner terkesan saat mengunjungi perpustakaan di Perancis. Melihat struktur gedung Sampoerna mirip dengan perpustakaan itu, owner lantas membuka resto dengan konsep perpustakaan,” cerita Didiet Iswanto, Marketing-Media-Event Coordinator Bibliotheque.

Tak heran jika lebih dari 300 buku vintage berbahasa Inggris tertata rapi di rak restoran. “Perlu waktu sekitar tiga bulan mengumpulkan buku. Mulai buku ekonomi, kedokteran, farmasi dan hukum ada di sini,” jelas Didiet.

Ornamen klasik, cermin bergaya Victoria yang digantung berjajar hingga sofa vintage berbahan kulit makin memperkental nuansa klasik Eropa. Naik di tangga putar, Anda bisa menjumpai lantai mezzanine yang nyaman jika Anda mencari tempat duduk yang lebih privat.

Dengan tagline Cuisine Artisan, Bibliotheque mengusung sajian Lebanon dan Eropa. Lamb Shank menjadi salah satu menu andalan.

“Lamb shank di sini berbeda dengan tempat lain. Bagian luar tak terlalu kering, daging tidak berbau,” urai Didiet. Masakan Lebanon di Bibliotheque mengusung rasa internasional, jadi mudah diterima lidah konsumen.

Bar pada Bibliotheque

Bar pada Bibliotheque

Menu favorit lainnya, Foie Gras. Hati angsa yang dimasak dengan cara pan-seared (permukaan dibakar cepat), disantap dengan potongan roti dan apel serta saus cognac. Hati angsa yang lembut tidak amis, berpadu dengan harum apel dan juicy-nya saus cognag? Simply delicious. Tak kalah lezat, Duck Leg Confit. Paha bebek goreng disajikan dengan kentang, terasa gurih dan lembut. Yummy!

Minuman, aneka cocktail tersedia di sini. Coba kesegaran Geisha. Paduan cognac, chambord dan bubbles. Tastes so sexy! Ingin yang lebih manis? Ada Naughty Candy. Vodka vanilla, gin, cream dan stroberi menciptakan rasa yang nakal dan manja. Pilih sesuai selera Anda.

Lounge berkapasitas 183 (seat) dan 784 (standing) orang ini memiliki beberapa crowd berbeda. Siang hari, young executive yang berkantor di area Sudirman dan sekitar memilih bersantap siang di sini.

Sekitar pukul 18.00, giliran para ekspatriat mereguk beer favorit di bar area. Malam hari, pasangan muda menikmati dinner di sini. Ingin suasana lebih romantis? Ajak pasangan duduk di outdoor area. Lepas pukul 22.00, DJ siap menghangatkan suasana dengan musik Classic Disco dan Progressive Trance.

“Bibliotheque bukan club. Lebih sesuai disebut pre-club karena usai hangout di sini, partygoers melanjutkan ke club sesungguhnya,” jelas Wisnu Wibowo, Bar Manager.

Keuntungan pre-club di tempat berlangit-langit tinggi, Anda tak perlu khawatir bau rokok menempel saat keluar dari sini. Tak ketinggalan, Bibliotheque menyediakan vallet parking area yang terletak di depan pintu masuk.

“Jadi tak perlu repot mengambil mobil yang diparkir di area basement gedung Sampoerna,” terang Didiet.

MyCha menggunakan software restoran Quinos

Software Restoran untuk MyCha

MyCha Bubble Tea

MyCha EX Bubble Tea

MyCha merupakan salah satu penjual bubble tea yang sedang naik daun di Indonesia. MyCha mempercayakan sistem operasional dengan menggunakan software restoran kami, Quinos POS. My Cha sebelumnya juga sudah menggunakan software lain, namun mereka merasa ada kebutuhan yang lebih sehingga upgrade mengganti software restoran mereka menjadi Quinos POS. Berikut adalah review MyCha yang kami kutip dari situs okefood.com

MENGONSUMSI teh diberi bubble tea, yakni bola-bola mungil kenyal, tentu sudah biasa. Namun, rasakan sensasi berbeda kala merasakan olahan teh yang memiliki banyak rasa di dalamnya.

Bubble tea drink dengan tren yang semakin maju menjadikan gerai teh asli Indonesia, Mycha, hadir dengan penggunaan bahan-bahan segar setiap harinya. Terciptalah konsep fun, fresh, and healthy.

Gerai MyCha memberikan inovasi kepada konsumen menikmati bubble tea dengan bersantai. Gerai ini dibuka pertama kalinya pada 13 Juli 2012 di Ex Plaza Indonesia dengan banyak pilihan bubble tea, seperti original milk tea yang diberi nama Mycha Milk Tea, Yakult Green Tea, Matcha Redbean Milk Tea, Taro Milk Tea, Matcha Latte yang unik karena di dalamnya diberikan kopi, dan sebagainya.

“Kami mengutamakan sisi kesegaran serta kesehatan dimana minuman kami ini langsung dibuat tanpa memakai bahan pengawet. Makanya, daya tahannya pun tidak bisa terlalu lama,” kata Pamela Lin, pemilik MyCha, saat membuka MyCha di Ex Plaza Indonesia, Jakarta, baru-baru ini.

Selain menyajikan bubble tea drink, pihaknya juga menyediakan ragam kopi, seperti Americano, Cappucino, Caramel Latte, Latte, Hazelnutt Latte, dan Vanilla Latte. “Kami sadar bila ada sebagian masyarakat Indonesia yang menyukai kopi, makanya kami juga mnghadirkan beberapa pilihan kopi,” paparnya.

Tak hanya variasi bubble tea, pihaknya pun memberikan beragam finger food yang bisa dinikmati sambil menyeruput olahan bubble tea. Berbagai ragam sajian finger food ini, terdiri dari Chicken Chop atau potongan daging ayam tanpa tulang, Calamari, Chicken Popcorn yakni potongan kecil daging ayam dan digoreng garing, Chicken Wing, dan French Fries. Seluruh olahan ini dibuat dengan tepung yang didatangkan langsung dari Taiwan. Rasa camilan ini cenderung didominasi garam dan lada yang terasa pedas. Agar lebih praktis dalam menyantap camilan, disediakan tas kertas putih yang diberikan sepasang kayu kecil tajam.

Untuk bisa menikmati olahan bubble tea di My Cha, harga yang ditawarkan mulai Rp17 ribu sampai Rp32 ribu. Sementara, camilannya mulai Rp19 ribu hingga Rp23 ribu.

Software Restoran pada Munchies Gandaria City

Softwawre Restoran untuk Munchies Gandaria City

Munhchies Resto and Bar Gandaria City

Munchies merupakan salah satu restoran di Jakarta yang menggunakan software restoran Quinos POS mulai dari operasional sampai untuk pemesanan makanan sampai program Back Office. Sebelumnya Munchies menggunakan software restoran lain, kemudian meng-upgrade sesuai dengan kebutuhan yang sudah meningkat. Berikut adalah ulasan / review mengenai Munchies Restoran yang kami kutip dari detik.com.

Resto baru yang terletak di Gandaria City, Munchies mulai menjadi favorit para penikmat kuliner. Dengan interior serba kayu, Munchies dapat dijadikan pilihan tepat untuk bersantai sambil menikmati camilan lezat.
Resto yang terletak di Gandaria City, lantai MG ini memiliki konsep rustic playground yang didominasi unsur kayu. Dominasi kayu tersebut terlihat pada menu, hiasan dinding hingga furnitur. Papan tulis hitam berbingkai kayu dengan tulisan kapur warna-warni merupakan hiasan yang paling menonjol di dalam resto tersebut.

Munchies menyediakan dua area yang bisa Anda pilih. Area pertama berada di bagian dalam, tepat bagi Anda yang menyukai susana lebih tenang. Sedangkan area luar cocok untuk menikmati susana mall yang ramai sambil bersantap.

Nama Munchies sendiri memiliki arti makanan ringan atau camilan. Namun resto yang baru dibuka empat bulan lalu ini tidak hanya menyediakan makanan kudapan saja. Salah satu ‘signature’nya adalah menu Munchies Platters yang hidangannya terdiri tiga jenis makanan dengan tiga pilihan saus yang unik, salah satunya adalah ‘Hometown Glory’ yang hidangannya terdiri dari udang, kentang, serta daging ayam.

Munchies juga menawarkan beragam pilihan pasta. Namun yang paling menarik adalah Basa Gede Prawn, pasta aglio olio yang disajikan dengan saus Bali yang pedas.

Selain makanan, Munchies juga menawarkan kreasi minuman spesial non-alkohol yaitu, mocktail. Dengan berbagai pilihan rasa, seperti campuran mangga dengan jeruk, stroberi dengan leci atau kiwi dan leci, mocktail Munchies ini langsung dengan mudah menjadi salah satu minuman paling favorit.

Menurut pantauan wolipop, Munchies banyak dikunjungi oleh karyawan kantoran, pasangan dan juga anak muda. Tertarik untuk mencoba resto yang satu ini? Munchies buka setiap hari mulai pukul 11.00-22.30 WIB. Untuk reservasi, telp. 021 – 2905 3975.

© 2013-2020 Jasa SEO oleh BOOST! Indonesia